Rabu, 15 Februari 2017

Kegiatan Jual Beli

Kegiatan jual beli dapat dilakukan dimana saja asalkan ada pihak penjual, pihak pembeli, barang yang dijual, alat sah jual beli (uang), serta kesepakatan kedua belah pihak. Disekolah kamu dapat melakuakan jual beli di kantin sekolah dan koperasi sekolah.

Peran koperasi sekolah sangat penting untuk mencukupi kebutuhan siswa dan para guru. Di koperasi sekolah siswa dapat memebeli keperluan sekolah seperti buku, pensil, dan penggaris. Dengan membeli barang-barang yang ada di koperasi sekolah berarti kamu telah melakukan kegiatan jual beli di sekolah, kegiatan jual beli juga dapat kamu lakukan di rumah serta di tempat-tempat lainnya.

Kegiatan jual beli merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Manusia memiliki kebutuhan hidup yang bermacam-macam. Kebutuhan hidup manusia ada tiga macam, yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Berikut akan kita pelajari bersama kebutuhan hidup manusia.
Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang harus dipenuhi atau dicukupi. Apabila kebutuhan primer manusia tidak tercukupi, manusia bisa terganggu kesehatannya atau sakit. Contoh kebutuhan primer yaitu makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal, dan lain sebagainya.
Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dapat terpenuhi setelah kebutuhan pokok terpenuhi. Contoh kebutuhan sekunder yaitu komputer, motor, kulkas televisi, dan lain sebagainya.
Kebutuhan tersier
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang menjadi pelengkap dari kebutuhan primer dan sekunder. Kebutuhan tersier biasanya lebih mahal. Contoh kebutuhan tersier yaitu mobil, AC, perhiasan, berwisata ke luar negeri, rumah mewah, dan lain sebagainya.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia harus melakukan kegiatan jual beli. Jual beli adalah kegiatan bertemunya antara pedagang dan pembeli. Pedagang adalah orang yang menawarkan barang, sedangkan pembeli adalah orang yang membutuhkan barang. Pedagang akan mendapatkan uang dari hasil jual barang miliknya, sedangkan pembeli akan menyerahkan uang karena beli barang dari penjual.

Dalam kegiatan jual beli, terjadilah proses tawar-menawar. Penjual menawarkan barangdagangannya dengan harga tinggi dengan tujuan supaya memperoleh keuntungan yang banyak. Pembeli menawar barang serendah-rendahnya dengan tujuan untuk mendapatkan harga murah. Apabila sudah terjadi kesepakatan harga, terjadilah proses jual beli. Namun, sekarang ini tidak semuatempat jual beli dapat dilakukan tawar-menawar. Banyak tempat jual beli menyediakan barang dengan harga pas, misalnya mall, minimarket, dan lain sebagainya. Hanya di pasar atau di warung, kegiatan tawar-menawar harga masih dilakukan. Kegiatan dapat disebut jual beli jika memenuhi syarat, antara lain ada penjual, ada pembeli, ada uang yang diserahkan pembeli, ada barang yang diserahkan penjual, dan ada kesempatan antarapenjual dan pembeli.

Penjual haruslah jujurmengenai barang yang dijualnya, baik itu mengenai berat maupun keadaannya. Jika barang yang dijual jelek, sebaiknya penjualjuga mengatakan apa adanya. Pembeli yang baik adalah pembeli yang menepati janjinya. Maksudnya, jika sudah menawar harga, tidak boleh berubah pikiran. Jadi, harga yang sudah disepakati bersama haruslah dipenuhi dan dibayarkan. Bertemunya penjual dan pembeli harus di suatu tempat tertentu, misalnya pacar, toko, warung, supermarket, dan lain sebagainya. Dalam melakukan transaksi jual beli, berlaku peraturan yang harus ditaati oleh kedua belah pihak meskipun tidak tertulis.

0 komentar